Narrative Text: Story of Thumbelina + Generic Structure & Artinya

705 views
Ketika belajar bahasa Inggris melalui pendekatan text, genres-based approach, narrative text memiliki porsi yang baling besar untuk dipelajari. Hampir di semua semester curriculum academic, disertakan pembahasan tentang cerita narrative. Maka untuk menambah pemahaman pengertian / definisi, generic structure, dan juga language feature sebuah teks narrative, berikut disajikan sebuah 1 lagi contoh cerita narrative sangat pendek dalam bahasa Inggris.

The Story of Thumbelina
Narrative text story of thumbelina- the home of thumbelina
Once upon time, there was a very poor woman. There was not a boy or a daughter who lived with her. She wished very much to have a child.
One day, the poor woman went to a fairy god mother. The fairy lived near the green meadow in the valley. The poor woman received a barleycorn seed from the fairy. She went home and planted it in a flower pot. Several days latter, the seed grew up into a large beautiful flower.
Surprisingly, the woman saw a little girl inside the flower. The sweet little girl was as long as a thumb.The woman gave her the name of Thumbelina because she was so small.

Ada yang masih belum mengetahui arti dari text narrative diatas? Kalau masih ada yang belum tahu, terjemahan bebas dari contoh teks narrative tersebut bisa sebagai berikut:

Cerita Thumbelina
Suatu ketika, ada seorang wanita yang sangat miskin, Dia sangat menginginkan seorang anak.
Suatu hari, wanita itu pergi ke seorang peri yang hidup dekat padang rumput hijau  di suatu lembah dataran rendah. Wanita tersebut kemudian menerima sebutir biji barleycorn dari peri itu. Wainta itu pun pulang membawah biji itu dan  menanamnya di sebuah pot bunga. Beberapa hari kemudian, biji itu tumbuh besar menjadi bunga yang indah.
Secara mengejutkan, wanita itu melihat seorang bayi kecil didalam bunga itu. Bayi yang manis itu hanya sebesar ibu jari (Thumb). Lalu wanita itu meberi nam kepada bayi itu Thumbelina karena bayi itu sangat kecil

Setelah membaca cerita narrative Thumbelina dan juga terjemhan nya, akan lebih baik kalau diteruskan dengan generic structure dari text cerita thumbelina tersebut. Mengidentifikasi generic tructure adalah salah satu kemampuan yang harus dimiliki ketika belajar bahasa Inggris melalui text genres-based approach. Setiap teks narrative harus mengandung structure:
Orientation: Dalam text cerita Thumbelina, orientasinya adalah the poor woman  itu sendiri yang hidup disuatu waktu
Complication: Pertentangan menjadi hal yang mutlak harus ada dalam setiap text narrative. Dalam, cerita Thumbelina diatas, complikasinya diawali dengan keingan yang tinggi terhadap seorang anak diteruskan dengan perjuanganya sampai pada seorang peri
Resolution: Penyelesain harus dilakukan pada setiap text narrative. Penyelesain bisa berupa keberhasilan mengatasi masalah atau kegagalan diakhir permasalahan itu. Dalm cerita narrative Thumbelina diatas, resolusi nya adalah sebuah kesuksesan, happy ending, dimana wanita yang pergi ke Fairy tersebut akhirnya menemukan seorang anak kecil didalm sebuh bunga.
Itulah contoh narrative text, story of thumbelina yang dilengkapi dengan sedikit penjelasan pengertian dan juga generic structure sebuah teks narrative.
The illustration for this narrative text in the story of Thumbelina is taken from www.flickr.com/photos/j-pocztarski/2685285619/